-We are a Gamer- we have "Many Lives"

Topologi Jaringan Menggunkan Switch

1

No PC Switch
1 PC : 192.168.1.1 Fa 0/1
2 PC : 192.168.1.2 Fa 0/2
3 PC : 192.168.1.3 Fa 0/3

Proses Ping Pada jaringan yang menggunakan switch :

2

Terdapat 2  tabel yaitu ada tabel In Layers (saat ada data masuk) dan Out Layers (saat ada data keluar)

Pada bagian Layer 3 yang merupakan lapisan Network, pada bagian ini PDU berupa paket.  Dapat dilihat Src. IP : 192.168.1.1 merupakan alamat IP pengirim data dan Dest. IP : 198.162.1.3 merupakan alamat IP tujuan.

Pada bagian Layer 2 yang merupakan lapisan Data link menampilkan alamat fisik atau MAC Address asal >> tujuan.

Dan pada bagian Layer 1 yang merupakan lapisan Fisik menampilkan port fisik yang digunakan yaitu  FastEthernet.

3

Pada in layers pada layer satu  paket dari pc : 192.168.1.1 diterima oleh switch pada port Fa 0/1.

Layer 2 menampilkan alamat fisik atau MAC Address asal >> tujuan.

Saat paket sudah di terima oleh switch paket tersebut akan di broadcast ke semua host yang terhubung dengan switch tersebut untuk mencari host yang memiliki ip yang dituju yaitu 192.168.1.3 pada contoh di atas paket di broadcast melalui port Fa 0/2 dan  Fa/03

4

Paket di terima oleh semua host pc kemudian jika ip yang di broadcast tidak sesuai maka paket akan di drop oleh device tersebut, sedangkan jika ip address pc tersebut sesuai dengan ip address yang di broadcast, paket akan di de-encapsulasi, kemudian paket akan dikirim ulang ke PC pengirim dan proses ping selesai.

5

Fungsi dari broadcast tadi adalah untuk menemukan rute pengiriman sehinga jika pc baru pertama kali melakukan ping maka switch akan membroadcast kan Ip yang dituju untuk menemukan rute yang sesuai dan jika rute sudah ditemukan makan pada proses yang selanjutnya switch sudah tidak perlu untuk melakukan broadcast karena rute nya sudah tersimpan

Topologi Jaringan Menggunkan Hub

6

No PC HUB
1 PC : 192.168.1.1 Fa 0/1
2 PC : 192.168.1.2 Fa 0/2
3 PC : 192.168.1.3 Fa 0/3

Proses ping pada hub

7

Pc 192.168.1.1 pengirimkan paket ip yang akan dituju ke hubs paket diterima oleh port 1 kemduian hub mengirimkan paket tersebut melalui semua port kecuali port 1 dimana port satu adalah port penerima paket

8

Setelah paket diterima pleh seluruh Pc yang terhubung ke hub paket berupa ip tadi akan dicocokan dengan ip dari pc penerima jika tidak sesuai maka paket akan di drop, jika sesuai makan paket akan dikirm balik ke pc penerima dalam contoh ini  Pc : 192.168.1.2 mengirim balik paket ke hub kemudian  hub membroadcast kan lagi paket kiriman balik tadi ke seluruh port yang ada kecuali port penerima.

9

Paket di terima oleh seluruh pc yang terhubung kemdian pagi pc yang memiliki ip yang sesuai dengan paket ip balasan akan menerima paket ping tersebut sedangkan yang tidak sama paket akan didrop

Perbedaan dari topologi menggunakan Switch dan hub ada pada proses pencarian rutenya di switch jika rute sudah ditemukan maka switch tidak akan melakukan broadcast ke semua pot, sedangkan pada hub meski sudah menemukan rutenya HUB akan tersus membroadcastkan paket yang dikirim karena hub tidak menyimpan rute dari proses ping yang pertama.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: